Linats3.com – Rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) di Kota Tidore memasuki tahap pembahasan bersama Pemerintah Kota dan DPRD Kota Tidore Kepulauan.
Pembahasan tersebut dilakukan melalui rapat dengar pendapat terkait rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan UMMU, yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Tidore Kepulauan, Rabu (2/9/2026).
Rencana pendirian fakultas tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan di Maluku Utara, sekaligus membuka akses pendidikan tinggi kedokteran gigi bagi masyarakat di daerah.
Rapat dengar pendapat dipimpin Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama, didampingi Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Wakil Ketua DPRD Ridwan Moh Yamin, Wakil Ketua II Asma Ismail, serta Rektor UMMU Dr. Ranita Rope.
Turut hadir para anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, para Asisten Sekda, serta pimpinan OPD terkait.
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam arahannya meminta dukungan DPRD agar rencana kerja sama tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan dibahas sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Muhammad Sinen, Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan dua lembaga yang memiliki tujuan yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan, yakni memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
“Perjanjian kerja sama ini juga membutuhkan dukungan dari DPRD. Penyelenggaraan pemerintahan daerah bukan hanya ada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, tetapi kita juga harus menunggu persetujuan DPRD ketika perjanjian kerja sama berlaku lebih dari tiga tahun,” kata Muhammad Sinen.
Ia berharap rencana kerja sama dengan UMMU tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata, khususnya dalam menyediakan akses pendidikan kedokteran gigi bagi generasi muda Tidore.
“Semoga ini menjadi awal yang baik. Kalau DPRD juga mendukung, saya pikir ini menjadi langkah awal untuk kita terus sama-sama mendukung sehingga Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Maluku Utara ini dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Muhammad Sinen juga mengungkapkan, meski bangunan permanen untuk fakultas tersebut belum tersedia, sejumlah sarana dan prasarana pendukung telah disiapkan.
“Sekarang ini bangunan permanennya belum dibangun, namun sarana prasarana yang menyangkut dengan Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut ini sudah ada. Nantinya Labkesda dan gedung kantor perpustakaan lama akan digunakan sebagai ruang belajar para mahasiswa,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama menyatakan pihaknya memberikan respons positif terhadap rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut UMMU di Kota Tidore.
Menurutnya, DPRD akan mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan daerah.
“Kami akan mendukung dan segera melakukan pembahasan secara internal untuk membobotkan nilai kerja sama tersebut, sehingga Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Ade Kama.
Ia menegaskan, pada prinsipnya DPRD Kota Tidore Kepulauan siap mendukung pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut UMMU di Kota Tidore.
Di tempat yang sama, Rektor UMMU Dr. Ranita Rope mengatakan, pihaknya telah berkomitmen untuk membangun Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut di Kota Tidore yang nantinya menjadi kampus kedua UMMU.
Namun, ia menyebut realisasi rencana tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi aktif dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan DPRD.
“Saat ini bangunan fisiknya mungkin belum ada, namun segala material maupun sarana prasarana yang berkaitan dengan fakultas kedokteran ini telah disiapkan oleh Universitas Muhammadiyah,” ujar Ranita.
Ia menambahkan, beberapa sarana dan prasarana juga telah tersedia di Labkesda milik Pemerintah Kota Tidore, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengiriman.
Ranita berharap rapat dengar pendapat bersama DPRD tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kerja sama sekaligus mempercepat realisasi pendirian fakultas.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan DPRD Kota Tidore yang telah memberikan ruang bagi UMMU untuk berkembang di Tidore. Semoga perjanjian kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kota Tidore, khususnya anak-anak muda yang ingin melanjutkan studi kedokteran gigi dan mulut,” katanya.
Rencananya, Kampus II UMMU Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut di Kota Tidore akan memiliki dua program pendidikan, yakni Program Studi Kedokteran Gigi dan Mulut jenjang Sarjana (S1) serta Program Profesi Dokter Gigi untuk memperoleh gelar Dokter Gigi.











![Walikota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim didampingi Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat memberika penghargaan kepada Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo [Foto.Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/Walikota-Tidore-Kepulauan-Capt-H.-Ali-Ibrahim-didampingi-Wakil-Walikota-Tidore-Kepulauan-Muhammad-Sinen-saat-memberika-penghargaan-kepada-Sekretaris-Daerah-Kota-Tidore-Kepulauan-Ismail-Dukomalamo-Foto.Ist_-300x178.jpg)