Lintas3.com – Sebanyak 1,55 ton BBM jenis Pertamax diamankan aparat Polsek Weda Tengah setelah ditemukan diangkut tanpa kelengkapan dokumen dalam perjalanan dari Sofifi menuju Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (24/7/2026) dini hari.
BBM tersebut diamankan personel Polsek Weda Tengah di Pospol Moriala sekitar pukul 01.00 WIT. Saat ditemukan, seluruh BBM diangkut menggunakan mobil pikap Daihatsu Grand Max berwarna hitam dengan nomor polisi DG 8023 AL.
Kendaraan itu diketahui bergerak dari Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, menuju Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah.
Kapolsek Weda Tengah Iptu Michael Chandra mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, sopir berinisial A mengaku BBM tersebut akan dipasok kepada salah satu pelaku usaha di Kecamatan Weda untuk kemudian dijual.
Sopir tersebut juga mengakui telah beberapa kali membawa BBM dengan rute serupa. Namun, pada pengiriman kali ini, kendaraan yang digunakan berhasil diamankan petugas.
“Sopir ini juga mengakui bahwa bukan kali pertama dia membawa BBM, tetapi sudah berulang kali dan kali ini baru ditahan,” kata Michael saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).
Saat ini, sopir bersama kendaraan dan barang bukti BBM telah diamankan di Mapolsek Weda Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami asal-usul BBM tersebut, kelengkapan dokumen pengangkutan, serta tujuan distribusinya di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.







![Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa saat menerima senjata api dari Lambert Pekikir [Foto. Fajar Papua]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/11-300x178.jpg)


![Empat warga Maluku Utara yang dievakuasi dari Sudan tiba di Jakarta. [Foto. Biro Adpim]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/04/2-2-300x178.jpg)
![Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad [Foto. jpnn]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/04/22-3-300x178.jpg)