Lintas3.com – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi penyelenggaraan Open House Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 7 Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen melalui Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudy Ipaenin, saat menghadiri kegiatan Open House SRD 7 Kota Tidore Kepulauan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Desa Ampera, Kecamatan Oba Utara, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, didampingi Ketua II TP PKK, Hj. Nurain Ismail Dukomalamo.
Membacakan sambutan Wali Kota, Rudy Ipaenin mengatakan pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa.
Melalui pendidikan akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat sebagai program pemerintah pusat di Kota Tidore Kepulauan diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Sekolah Rakyat Dasar 7 yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Open house bukan sekadar ajang memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Rudy juga mengajak para orang tua dan wali murid untuk terus berperan aktif mendampingi anak-anak dalam proses belajar.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dukungan keluarga, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Kepada anak-anak Sekolah Rakyat Dasar 7, manfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya, rajin belajar, hormati guru dan orang tua, serta terus kembangkan bakat dan potensi yang dimiliki karena kalian adalah harapan daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, mengaku terharu menyaksikan penampilan para siswa dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini pertama kali saya hadir di Sekolah Rakyat dan saya sangat terharu melihat semangat serta penampilan anak-anak. Terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo atas gagasan luar biasa ini, sehingga anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan untuk mengakses pendidikan kini memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan,” ungkap Rahmawati.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak merasa rendah diri karena anak-anak mereka bersekolah di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, dan Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak tersebut.
“Jangan pernah berkecil hati karena anak bersekolah di Sekolah Rakyat. Justru di sinilah harapan besar mereka dibangun. Anak-anak ini telah mendapatkan pendidikan dan pembinaan yang baik untuk meraih cita-citanya,” katanya.
Usai menghadiri kegiatan, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra bersama Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan meninjau sejumlah fasilitas Sekolah Rakyat Dasar 7.
Sekolah berkonsep asrama yang mulai beroperasi pada 30 September 2025 tersebut saat ini memiliki 68 siswa, terdiri atas 35 laki-laki dan 33 perempuan.
Para siswa berasal dari empat kecamatan di daratan Oba serta Kecamatan Tidore Utara.
Dalam mendukung proses pembelajaran, sekolah juga didukung tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali asuh, dan wali asrama.










![Komoditas Lada dan kelapa [Pict. mediaperkebunan.id]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/04/Komoditas-Lada-dan-kelapa-Pict.-mediaperkebunan.id_-300x178.jpg)
