Lintas3.com – Empat unit rumah di Kota Tidore Kepulauan kini telah direnovasi melalui Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) Kementerian Sosial RI sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga siswa Sekolah Rakyat.
Program ini merupakan bagian dari intervensi sosial Kementerian Sosial yang tidak hanya berfokus pada peningkatan akses pendidikan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat agar lebih mandiri.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Amin Hasan, mengatakan bahwa empat rumah yang telah direnovasi tersebut tersebar di Kecamatan Oba Tengah dan Oba Selatan.
Seluruh penerima bantuan merupakan orang tua siswa Sekolah Rakyat yang sebelumnya telah melalui proses asesmen Program Keluarga Harapan (PKH) dan masuk kategori rumah tidak layak huni.
“Bantuan RST ini bertujuan memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi hunian yang sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga siswa. Dengan kondisi rumah yang lebih layak, diharapkan anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang dan fokus,” ujar Amin.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan keluarga kurang mampu memiliki akses terhadap hunian yang layak, sekaligus sebagai langkah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Sementara itu, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Tidore Kepulauan, Sumarni Sahril, menjelaskan bahwa pendamping PKH memiliki peran dalam melakukan penjangkauan, asesmen, pengusulan, hingga monitoring pelaksanaan program RST di daerah.
Menurutnya, hingga saat ini bantuan RST di Kota Tidore Kepulauan menyasar 30 rumah yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Sosial RI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Kami telah melaporkan perkembangan program ini ke Kementerian Sosial. Harapannya, melalui bantuan RST ini masyarakat penerima manfaat dapat lebih mandiri dan kesejahteraan keluarga siswa Sekolah Rakyat dapat meningkat,” kata Sumarni.










