Lintas3.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah barat laut Jailolo, Maluku Utara, pada Jumat (24/4/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal. Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas deformasi kerak bumi.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau strike slip.
Gempa ini dirasakan di wilayah Ternate dengan skala intensitas II–III MMI. Getaran dilaporkan terasa di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas.
Meski demikian, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga pukul 12.10 WIB, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Rahmat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima bersumber dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Gempa terjadi pada pukul 11.45.21 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 1,29 derajat Lintang Utara dan 126,45 derajat Bujur Timur.
Lokasinya berada di laut, sekitar 115 kilometer arah barat laut Jailolo, dengan kedalaman 26 kilometer.







![Wakil Duta Besar Penasehat Budaya dan Keilmuan, Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta berkunjung ke Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/1-7-300x178.jpg)
![Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto [Foto. dpr.go.id]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/didik-mukrianto_20180512_132509-300x178.jpg)


