Lingtas3.com – Penguatan sistem data dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Indonesia, termasuk dalam penanganan dampak gempa magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Tahap pemulihan disebut tidak hanya mencakup pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga pemulihan sosial, ekonomi, dan layanan dasar masyarakat secara menyeluruh.
Pemerintah telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatra sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengembangkan dashboard Data Tunggal Bencana Sumatra (DTBS) untuk mengintegrasikan data dampak dan pemulihan bencana dari berbagai sektor guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Pengumpulan data lapangan turut diperkuat melalui survei yang melibatkan mahasiswa Politeknik Statistika STIS agar data mencerminkan kondisi riil di wilayah terdampak.







![Walikota dan Wawali Tikep Hadiri Peringatan HKN Ke-59, Peresmian Gedung Puskesmas Soasio, dan dekralasi Desa Capai ODF di Halaman Puskesmas Rabu (22/11/2023) [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/11/2-6-300x178.jpg)
![Penandatanganan NPHD untuk Pilkada 2024 oleh Pemda Kota Tikep bersama KPU dan Bawaslu Kota Tidore, Rabu (22/11/2023) [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/11/1-7-300x178.jpg)


![Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba menyerahkan bibit cabai kepada Walikota Tidore Kepulauan, Capt H. Ali Ibrahim, Selasa (22/11/2023) [Foto. Ist]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/11/4-300x178.jpg)