Lingtas3.com – Penguatan sistem data dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Indonesia, termasuk dalam penanganan dampak gempa magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Tahap pemulihan disebut tidak hanya mencakup pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga pemulihan sosial, ekonomi, dan layanan dasar masyarakat secara menyeluruh.
Pemerintah telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatra sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengembangkan dashboard Data Tunggal Bencana Sumatra (DTBS) untuk mengintegrasikan data dampak dan pemulihan bencana dari berbagai sektor guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Pengumpulan data lapangan turut diperkuat melalui survei yang melibatkan mahasiswa Politeknik Statistika STIS agar data mencerminkan kondisi riil di wilayah terdampak.







![Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, S, IP menyampaikan arahan pada rapat persiapan pendampingan Badan layanan Umum (BLUD) [Foto. Ist]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/3-2-300x178.jpg)

![Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo menyerahkan SK Tim Penyelenggara kepada Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Marjan Djumati . [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/7-3-300x178.jpg)

![Pendampingan Tim Pakar Audit Kasus Stunting di rumah sasaran Kelurahan Jiko Cobo, Kecamatan Tidore Timur dan Kecamatan Tidore, Jumat 15 Nov 2024 [Foto Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/2-5-300x178.jpg)