Lintas3.com – Berstatus Level II atau Waspada, Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu pagi (22/2/2026). Letusan kali ini menyemburkan abu tebal setinggi 400 meter yang mengarah ke timur laut.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, kolom abu teramati setinggi 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berdurasi 55 detik. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu tercatat telah mengalami 38 kali erupsi.
Data pengamatan kegempaan periode 22 Februari 2026 pukul 00.00–23.59 WIT menunjukkan terjadi 114 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15–28 milimeter dan durasi 37–71 detik. Selain itu, tercatat dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 4–10 milimeter dan durasi 34–39 detik, serta delapan kali gempa harmonik dengan amplitudo 2–20 milimeter dan durasi 36–82 detik.
Hingga kini, tingkat aktivitas Gunung Ibu masih berada pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.
Sepanjang 2026, MAGMA Indonesia mencatat sebanyak 719 letusan gunung api di seluruh Indonesia.
Gunung Semeru di Jawa Timur menjadi yang paling sering erupsi dengan 380 kali letusan, sementara Gunung Ibu tercatat 296 kali erupsi.







![Bawaslu Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat Koordinasi Publikasi dan Dokumentasi bersama insane pers [Foto. Syahril]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/10/1-1-300x178.jpg)

![Hasnarty, S.P., M.P, Wisudawan terbaik jejanng Pasca Sarjana Unkhair Ternate Periode ke 2 Tahun ajaran 2022-2023 [Foto. Ist]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/09/Istri-Masgul-300x178.jpg)
