Lintas3.com – Upaya memperkuat perlindungan konsumen dan pengawasan sektor jasa keuangan di kawasan Indonesia Timur terus diperluas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengoperasikan Kantor OJK Provinsi Maluku Utara sebagai bagian dari strategi mendekatkan layanan pengaturan dan pengawasan keuangan kepada masyarakat daerah.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan kehadiran kantor OJK di daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pengembangan potensi perekonomian lokal. Hal ini dilakukan melalui optimalisasi program dan kebijakan OJK, peningkatan peran intermediasi lembaga keuangan, serta perluasan inklusi keuangan.
“Hadirnya Kantor OJK di Provinsi Maluku Utara ini merupakan komitmen kami untuk lebih dekat dengan masyarakat dan meningkatkan efektivitas koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat. Dengan demikian, kebijakan dan program OJK dapat dijalankan secara lebih responsif, inklusif, dan sesuai kebutuhan wilayah,” ujar Mahendra dalam keterangan pers, Jumat (26/12/2025).
Menurut Mahendra, keberadaan Kantor OJK Provinsi Maluku Utara juga berperan penting dalam memperkuat perlindungan konsumen, nasabah, dan masyarakat, termasuk melindungi dari berbagai aktivitas keuangan ilegal dan praktik penipuan yang semakin marak seiring berkembangnya digitalisasi layanan keuangan.
OJK, lanjutnya, siap mendukung pengembangan ekonomi daerah di Maluku Utara sejalan dengan prioritas sektor dan komoditas unggulan yang menjadi program pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan setempat.
Peresmian Kantor OJK Provinsi Maluku Utara dilakukan langsung oleh Mahendra Siregar di Jalan Jati Besar, Kota Ternate, Selasa (23/12/2025). Pada kesempatan yang sama, Mahendra juga mengukuhkan Adi Surahmat sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku Utara.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Anggota DPD RI Namto Roba, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, para wakil bupati se-Provinsi Maluku Utara, Wali Kota Ternate, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut baik kehadiran Kantor OJK di wilayahnya. Ia menilai keberadaan OJK menjadi momentum penting untuk memperkuat edukasi dan perlindungan masyarakat dari berbagai risiko keuangan digital, termasuk maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang selama ini merugikan masyarakat.
“Dengan adanya Kantor OJK di daerah, masyarakat memiliki rujukan yang jelas untuk memperoleh informasi, berdiskusi, sekaligus menyampaikan pengaduan terkait layanan keuangan,” ujar Sherly.










