Lintas3.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan bahwa terdapat sedikitnya 50.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang membutuhkan penanganan serius di wilayah Maluku Utara.
Untuk mencari solusi, Sherly melakukan konsultasi langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025).
Pertemuan tersebut membahas peluang alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk masyarakat di Maluku Utara.
“Jadi hari ini saya datang berkonsultasi untuk program dari Kementerian PKP yang bisa turun di Maluku Utara,” ujar Sherly.
Selain membahas program BSPS, Sherly juga mengungkapkan rencana relokasi rumah panggung di laut ke daratan melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
“Saya juga belajar dari Pak Menteri bagaimana mengoptimalkan CSR untuk bisa memberikan bantuan rumah kepada masyarakat Maluku Utara,” tambahnya.







![Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, S, IP menyampaikan arahan pada rapat persiapan pendampingan Badan layanan Umum (BLUD) [Foto. Ist]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/3-2-300x178.jpg)

![Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo menyerahkan SK Tim Penyelenggara kepada Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Marjan Djumati . [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/7-3-300x178.jpg)

![Pendampingan Tim Pakar Audit Kasus Stunting di rumah sasaran Kelurahan Jiko Cobo, Kecamatan Tidore Timur dan Kecamatan Tidore, Jumat 15 Nov 2024 [Foto Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/11/2-5-300x178.jpg)