Lintas3.com, Tidore– Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen didampingi oleh sekretaris Daerah, Plt. Kapolresta Tidore, dan sejumlah OPD, meninjau sejumlah titik banjir di wilayah di Kota Tidore, Sabtu (21//2025).
Banjir tersebut akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, mulai dari siang hari hingga keesokanya, salah satu titik lokasi terparah kali ini adalah kelurahan Gurabati kecamatan Tidore Selatan.
Banjir yang meluap ke sejumlah warga, meskipun tidak ada korban jiwa namun tembok pembatas kali roboh, demikian jalan menuju SPN Polda Maluku pun ikut rusak.
Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen usai melakukan peninjauan ini mengatakan, malam ini juga kita melakukan penanganan agar banjir tidak lagi meluap ke rumah warga dan tidak merusak badan jalan.
“Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan penanganan malam ini, tidak perlu tunggu tahun depan, karena kalau menunggu anggaran tahun depan, warga yang jadi korban, selain itu jalan tersebut menunjang aktivitas di SPN Polda Maluku Utara,”ujar Muhammad Sinen
Pemkot akan melakukan perbaikan tembok penahan jalan yang roboh di kelurahan Gurabati dan pembangunan drainase di kelurahan Tomalou tahun ini, tidak perlu menunggu tahun depan.
Sementara Kepala BPBD Muhammad Abubakar mengatakan, kondisi tersebut Force majeure maka harus ditangani, agar tidak berimbas ke rumah warga lebih banyak lagi.
Walikota Tidore sudah memerintahkan untuk melakukan penanganan, terutama pada kondisi tembok yang ambruk dan luapan air ke rumah warga, meskipun penanganan tersebut dilakukan oleh dinas PU namun kita wajib berkordinasi untuk menuntaskan Persoalan Warga tersebut.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar bisa berhati-hati dalam melakukan aktivitas saat cuaca ekstrem, karena BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang tepatnya di Tidore dan Ternate, maka waspada itu sangat penting,”ujarnya.










