Lintas3.com – Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga pimpinan OPD di lingkup Pemprov Maluku Utara ke Jakarta. Selain tiga pimpinan OPD, KPK juga menggiring satu staf Dinas PUPR Maluku Utara.
Ketiga pimpinan OPD tersebut masing-masing, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Imran Yakub, Plt Kepala Dinas PUPR Daud Ismail, dan Kepala BPBJ Maluku Utara Ridwan Arsan.
Keempatnya digiring ke lembaga anti rasuah karena diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan dan lelang barang/jasa.
Sebelumnya, KPK lebih dulu menahan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. Abdul ditahan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Menteng, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Senin (18/12/2023) kemarin.
Diketahui, ketiga kepala dinas tersebut sebelumnya di tahan di Mako Brimob di Kota Ternate sejak kemarin. Mereka kemudian digiring dari Mako Brimob menuju Bandara Sultan Baabullah Ternate menggunakan dua mobil warna hitam dan dikawal Brimob.
Setelah sampai, ketiganya bersama tim penindakan KPK menuju ruang keberangkatan bandara. Ketiganya terlihat membawa koper.
Mereka berangkat dari Bandara Sultan Babullah Ternate menuju Jakarta pukul 08.00 Wit menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 649 TTE-CGK.









![Aksi Walk Out Puluhan ASN Pemprov tuntut TPP (foto. Ist.])](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/3-3-300x178.jpg)

![Pemberian buku “Las fortalezas de las islas Molucas” dari Wakil Duta Besar Penasehat Budaya dan Keilmuan, Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta, Diego Santiago Rivero kepada Pemda Kota Tidore Kepulauan yang dihadiri juga penulisnya Juan Carlos Rey [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/05/2-2-300x178.jpg)