Jazirah Indonesi, Weda – Sebanyak 38 Desa di Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara mendapat kuota tambahan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Kemeterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes- PDTT).
Ini disampaikan Kepala Bidang PPMD Dinas PMD Halteng, Subhan Somola usai mendampingi tim Kemendes PDTT dan tim Internasional Fund Agriculture Development (IFAD) melakukan kunjungan ke desa sasaran program TEKAD di Desa Sibenpopo dan Moreala Kecamatan Patani Barat dan Desa Dotte Kecamatan Weda Timur.
“Pada tahap I sebanyak 20 desa di 4 kecamatan yang menjadi lokus program ini. Tahap II tahun 2023 ini ada penambahan sebanyak 38 desa di 6 kecamatan tersisa yang ditetapkan sebagai lokus TEKAD,” ungkapnya.
Subhan bilang, tim Kemendes PDTT didampingi juga tim IFAD berkunjung ke desa sasaran program TEKAD di Kabupaten Halmahera Tengah pada, Jumat dan Sabtu kemarin.
Tim mengunjungi dua desa sasaran TEKAD tahap I yakni Desa Moreala dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat dan satu desa sasaran TEKAD tahap II di Desa Dotte Kecamatan Weda Timur.
Kunjungan ini dimaksudkan untuk persiapan monitoring dan evaluasi desa sasaran penerima yang direncanakan pada Bulan November nanti.
Tim bertatap muka dengan kepala desa, aparatur desa dan warga penerima manfaat demplot TEKAD.
“Program yang digagas Kemendes PDTT menggandeng IFAD ini bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat desa di bidang pertanian, perikanan dan UMKM warga desa,” jelasnya.








![Komoditas Lada dan kelapa [Pict. mediaperkebunan.id]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/04/Komoditas-Lada-dan-kelapa-Pict.-mediaperkebunan.id_-300x178.jpg)


![Dirut Freeport Tony Wenas dan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson di Istana Negara, Rabu (12/4/2023). [Foto. CNBC Indonesia]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2023/04/11-300x178.jpg)
Komentar