Jazirah Indonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan melakukan uji publik penyusunan Dokumen Resiko Bencana dalam lima tahun kedepan yakni 2023-2028.
Uji Publik Penyusunan Dokumen Resiko Bencana dalam lima tahun kedepan ini dilakukan pada Rabu 26 Juli di Aula SMK 1 Tikep dan dilanjutkan penyusunan draft Dokumen Resiko Bencana di Gedung Pertemuan BPBD Tikep pada Kamis 27 Juli 2023 kemarin.
Kalak BPBD Tikep Muhammad Abubakar saat diwawancarai media ini mengatakan, BPBD Tikep pada tahun 2023 ini menyusun dokumen kajian resiko bencana karena KRB sebelumnya sudah berakhir pada tahun 2022 kemarin.
“Dua minggu sebelum dilakukan uji publik, KRB tim dari BPBD Tikep sudah turun melakukan pendataan terkait kebencanaan,” kata Muhammad, Kamis (27/7/2023).
Tujuan dari dilakukan uji publik KRB ini lanjut Muhammad, agar ada masukan dan sama-sama memboboti KRB tersebut.
“Alhamdulilah masukan tersebut sudah menjadi kesempurnaan kami dan pagi tadi kami sudah menyusun draft SK Walikota untuk diajukan ke bagian hukum untuk ditelaah dan kemudian dijadikan peraturan Walikota,” pungkasnya.










![Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim, MH menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke 4 Masa persidangan II Tahun 2023-2024 tentang Penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kota Tidore [Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/04/6-300x178.jpg)
![Rapat Koordinasi Ombudsman RI Perwakilan Malut dengan Pemda Tidore terkait rencana kegiatan Ombudsman Baronda "Bacarita Ombudsman di Desa dan Expo Layanan Publik. ]Foto. Ist.]](https://lintas3.com/wp-content/uploads/2024/04/5-300x178.jpg)
Komentar