Jazirah Indonesia – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate, mendapat tambahan dana TKD atau dana Transfer Keuangan Daerah baik itu Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), DTK (DAK Fisik dan Nonfisik), Dana Insentif Fiskal, dan Dana Desa tahun anggaran 2023.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate, Rochmad Arif Tri Setyawan mengatakan, pagu dana APBN yang disalurkan melalui KPPN Ternate sebesar Rp 13,5 triliun atau meningkat 129 persen, terdiri dari Rp 4,2 triliun untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang meningkat 10,5 persen dari tahun anggaran 2022, dan Rp 9,3 triliun untuk dana TKD yang meningkat 343 persen dari tahun anggaran sebelumnya.
“Khusus untuk BPP, realisasi sampai dengan Triwulan I bulan Maret tahun 2023 adalah sebesar Rp 727,6 miliar atau 18 persen dari pagu,” kata Rochmad, Rabu (17/5/2023).
Dikatakan, untuk triwulan II tahun 2023, sampai bulan April 2023 terealisasi sebesar Rp 1.090,7 miliar atau 25,9 persen dari total pagu.
“Artinya bahwa dengan target capaian realisasi sebesar 40 persen sampai dengan Semester 1 tahun 2023, masih terdapat kekurangan sebesar Rp 1,5 triliun yang harus kita realisasikan selama bulan Mei dan Juni ke depan,” ucapnya.
Ia menambahkan, bahwa jika melihat tahun 2022, alokasi belanja APBN yang disalurkan melalui KPPN Ternate adalah sebesar Rp 5,9 triliun, terdiri dari alokasi BPP sebesar Rp 3,8 triliun dan alokasi Dana Fisik dan Dana Desa sebesar Rp 2,1 triliun yang terealisasi sebesar 97,1 persen.
Rinciannya antara lain, untuk BPP sebesar Rp 3,7 triliun atau 97,27 persen dan DFDD sebesar Rp 1,99 triliun atau 96,77 persen dengan dengan capaian IKPA atau Indikator Kualitas Pelaksanaan Anggaran sebesar 93,62 persen.
“Kami mengharapkan kolaborasi yang baik dari seluruh satker dan/atau stakeholder mitra KPPN Ternate agar pelaksanaan anggaran tahun 2023 dapat dilakukan secara optimal dan maksimal,” tutupnya.










Komentar